Teknik Pengemasan Hasil Budidaya Tanaman Hias

29991 views

Budidaya tanaman hias menjadi kegiatan yang digemari banyak orang. Tanaman yang mengagungkan keindahan daun maupun bunganya ini seakan menjadi primadona. Banyak orang yang menjadikannya sebagai peluang bisnis. Sekarang ini banyak dari mereka yang menawarkan berbagai tanaman hias dengan membuka lapak di berbagai tempat, bahkan di pinggiran jalan. Bentuknya yang beranekaragam akan keunikannya dan warna warni dari bunganya menjadi daya tarik tersendiri bagi yang melihatnya. Bagi anda yang baru saja memulai atau sudah mulai berjalan dalam bisnis tersebut, tentunya ada banyak hal yang perlu dilakukan. Mulai dari pemilihan bibit, media tanam hingga perawatan. Dan yang tidak kalah penting adalah proses pengemasan. Ini menjadi point penting, karena membuat tanaman hias menjadi lebih menarik dan tentunya tidak rusak sampai ke tangan konsumen. Oleh karena itu, berikut ini ada beberapa teknik pengemasan hasil budidaya tanaman hias. Diantaranya yakni :

1. Teknik Pengemasan Hasil Budidaya Tanaman Hias Untuk Jarak Dekat

Teknik pengemasan pada tanaman hias paling sederhana adalah dengan memanfaatkan daun pisang untuk membungkusnya. Penggunaan daun pisang ini bertujuan agar kondisi tanaman tetap lembab. Caranya tangkai bunga dibungkus menggunakan daun pisang secara melingkar, lalu masukan ke dalam ember yang berisi air.

Hal tersebut dilakukan agar tangkai bunga tercelup, kemudian bagian atas bunga dibungkus menggunakan plastik yang dilubangi terlebih dulu. Pada bagian akar bisa dengan membungkusnya menggunakan plastik jika tidak memakai pot. Teknik pengemasan hasil budidaya tanaman hias ini biasanya dilakukan oleh para pedagang pengecer yang berhubungan secara langsung dengan para konsumennya.

 

Teknik Pengemasan Hasil Budidaya Tanaman Hias

Teknik Pengemasan Hasil Budidaya Tanaman Hias

2. Teknik Pengemasan Hasil Budidaya Tanaman Hias Untuk Jarak Jauh

Perkembangan metode penjualan pada saat ini yang terus mengalami peningkatan. Hal ini menciptakan konsumen yang tidak hanya datang secara langsung kepada penjual. Misalnya saja dengan cara online yang kini tengah gencar-gencarnya dalam penjualan jenis barang apapun. Atau misalnya sebagai sarana promosi di suatu tempat yang memiliki jarak tempuh yang panjang.

Untuk teknik pengemasan hasil budidaya tanaman hias jarak jauh tentunya perlu perlakuan khusus, ini agar tidak rusak selama perjalanan yang panjang. Dalam hal ini perlu menggunakan bahan pengawet seperti 8-hydroxyquinoline citrate dan sukrosan.

Selain itu, perlu adanya pengangkutan yang dapat bergerak dengan cepat agar penampilan dari tanaman hias selalu dalam kondisi yang segar dan bagus. Kemudian perhatikan juga penyusunan dalam pengemasan, jangan sampai terlalu tinggi dan juga harus tahan terhadap goncangan.

Perhatikan juga suhu udara yang cocok untuk tanaman hias selama dalam pengangkutan. Untuk itu, sarana yang digunakan untuk  mengangkut tanaman hias dengan memakai mobil box yang terdapat alat untuk mengatur suhu udara. Selain untuk menjaga penampilan juga agar dapat terhindar dari hama maupun penyakit.

Baca Juga = Aneka Jenis Produk Budidaya Tanaman Hias

3. Teknik Pengemasan Hasil Budidaya Tanaman Hias Dalam Bentuk Souvenir

Dalam perkembangannya, souvenir tidak hanya berupa makanan atau barang, melainkan bisa dengan tanaman hias. Ini tentunya sangat menarik karena terbilang inovasi baru. Penggunaan teknik pengemasan hasil budidaya tanaman hias ini diterapkan pada jenis tanaman hias tertentu. Misalnya pada adenium, sukulen, kaktus, soka, aglaonema serta melati.

Berbagai tanaman tersebut dikemas dengan cantik menggunakan pot keramik, keranjang rotan, plastik mika. Selain itu bisa juga dengan gelas kecil yang unik atau hidro gel sebagai media tanam. Untuk penggunaan plastik mika dibentuk menjadi tabung menggunakan bantuan dari pipa paralon.

Setelah itu dilem serta alasnya menggunakan styrofoam. Sebagai pemanis, tambahkan  pita sebagai hiasan serta tali yang berfungsi untuk menenteng souvenir tanaman hias tersebut.

Teknik pengemasan hasil budidaya tanaman hias yang dilakukan dengan baik memiliki tujuan untuk melindungi tanaman selama pengangkutan agar tidak rusak. Selain itu, sebagai sarana untuk promosi yang pastinya bisa menyebabkan harga jual mengalami peningkatan.