Cara Menanam Hidroponik Sederhana Di Pekarangan

54155 views

Cara menanam hidroponik sederhana di pekarangan itu bagaimana sih ? Hidroponik merupakan cara penanaman tanpa media tanah, melainkan dengan air. Cara menanam ini sebenarnya mudah dan bisa dipraktekkan, bahkan oleh ibu-ibu sekalipun. Terutama didaerah perkotaan yang padat penduduk dan jarang memiliki kebun untuk bercocok tanam. Pekarangan sempit pun bisa dimanfaatkan, karena cara menanam hidroponik menggunakan media tanam botol bekas, paralon, kaleng bekas dan semacamnya.

Cara menanam hidroponik sederhana di pekarangan bisa menghasilkan sayuran yang tidak kalah baiknya dengan yang ditanam pada tanah. Selain itu anda juga bisa lebih berhemat, karena berbagai sayuran seperti seledri, kemangi, caisim, kangkung, selada, bayam, melon, paprika dan tomat bisa didapatkan dari cara ini. Hanya perlu modal diawal untuk membeli bibit dan nutrisi tanaman, kemudian tanaman bisa dipanen 3 hingga 5 kali.

Cara Menanam Hidroponik Sederhana Di Pekarangan

Cara menanam hidroponik sederhana di pekarangan berikut adalah yang menggunakan botol bekas air mineral sebagai media tanamnya, mula-mula siapkan dahulu media tanamnya, kemudian dilanjutkan dengan :

  • Potong botol bekas air mineral yang telah disiapkan menjadi dua bagian.
  • Beri lubang kira-kira 1 cm pada botol bagian atas dan bawah, ini nantinya untuk pemberian nutrisi.
  • Pilihan lainnya bila menggunakan teknik apung, bukalah tutup botol nya agar nantinya akar bisa menembus ke larutan nutrisi.
  • Atau bila anda menggunakan teknik sumbu, buatlah lubang di tengah tutup menggunakan paku. Selanjutnya pasangkan sumbu bisa dengan kapas atau kain bekas.
  • Jika anda memutuskan menggunakan teknik sumbu atau apung yang lebih praktis, isikan nutrisi tanaman pada botol bagian bawah.
  • Satukan kedua bagian botol, botol atas secara terbalik sehingga tutup botol mengarah ke bawah.
  • Kemudian isikan kerikil, sekam, pasir, sabut kelapa atau yang lainnya ke dalam bagian botol atas yang terbalik.

Baca JugaCara Menanam Hidroponik Dengan Media Air

Ada aspek lain yang juga harus diperhatikan dalam penanaman dengan media hidroponik ini, diantaranya yaitu :

  • Air yang baik untuk tanaman, tidak tercampur dengan bahan kimia atau limbah.
  • Media tanam. Media tanamnya haru bebas dari bahan beracun yang bisa ,membahayakan tanaman. Dan juga mampu menjaga kelembaban di dalamnya, memiliki system drainase yang baik serta menjaga agar unsur hara tetap tersedia.
  • Bila oksigen pada tanaman tidak tercukupi tanaman bisa menjadi layu.
  • Nutrisi untuk tanaman, anda bisa meraciknya sendiri atau membeli yang sudah ada di pasaran.

Tahapan cara menanam hidroponik sederhana di pekarangan sebagai berikut :

  1. Semaikan benih pada media rockwool, yaitu semacam batu vulkanik yang telah dipanaskan, sehingga berbentuk serat dan steril dari hama tanaman. Media ini sangat baik dalam penyerapan air, sehingga bibit tumbuhan akan lebih bagus.
  2. Apabila benih telah  tumbuh dan siap dipindahkan, pindahkan benih pada media tanam (botol bekas) tadi.
  3. Bila anda memilih untuk tidak menggunakan teknik apung atau sumbu, siramkan air nutrisi pada tanaman pada pagi dan sore hari. Namun jika ada memilih menggunakan teknik apung atau sumbu, anda hanya perlu memperhatikan yang lainnya saja. yaitu seperti menyiangi gulma yang tumbuh di sekitar tanaman anda.
  4. Pastikan agar tanaman menerima sinar matahari yang cukup. Akan tetapi tidak disarankan secara langsung terkena sinar matahari yang menyengat. Selain itu, hindarikan juga tanaman anda dari hujan.
  5. Sekitar 30 hari setelah penanaman (tergantung dari jenis sayuran apa yang ditanam), sayuran sudah siap panen.

Baca JugaCara Bercocok Tanam Hidroponik

Bagaimana sudah tertarik untuk mempraktikkan cara menanam hidroponik sederhana di pekarangan di atas? Semoga informasi tadi bermanfaat.