Cara Menanam Cabe Rawit Dari Biji

76208 views

Tumbuhan yang berasal dari benua Amerika ini bisa tumbuh subur di Indonesia, terutama di dataran rendah, meski begitu cabe rawit juga dapat tumbuh di dataran tinggi hingga 1000 mdpl. Cabe rawit memiliki penggemarnya sendiri di Indonesia. Banyak masyarakatnya yang menyukai makanan pedas dan sambal. Karena harganya yang fluktuatif (naik turun), terkadang memberatkan sebagian masyarakat. Untuk mengatasinya, anda bisa mencoba cara menanam cabe rawit dari biji sendiri di rumah. Atau memanfaatkannya untuk menghasilkan keuntungan dengan menjualnya kembali, karena kemungkinan rugi kecil jika menanam cabe rawit ini, sebab cabe rawit lebih mampu tahan terhadap hama bila dibandingkan dengan cabe besar.

Meskipun ada bibit cabe rawit yang telah dijual di pasaran, dengan cara menanam cabe rawit dari biji berikut anda akan bisa membudidayakan cabe mulai dari pembibitan bijinya. Lantas bagaimana cara menanam cabe rawit dari biji? Berikut ini adalah penjelasannya :

Cara Menanam Cabe Rawit Dari Biji

1. Pemilihan Benih

Cara menanam cabe rawit dari biji yang paling utama yaitu pemilihan benih. Anda bisa memilih benih dari pohon cabe yang buahnya memiliki keseragaman, tidak berpenyakit, dan buahnya ramping namun padat berisi. Anda bisa memilih cabe yang akan digunakan dari hasil panen cabe keempat hingga keenam, karena kualitas bijinya sedang bagus-bagusnya. Inilah tanaman yang baik digunakan buahnya untuk pembibitan

Ada dua cara yang bisa dilakukan untuk mengambil biji :

  • Pertama. Setelah memilih buah cabe yang bagus, anda biarkan cabe tersebut hingga mengering dipohonnya, petik kemudian ambil biji cabe yang ada di tengah buah.
  • Kedua. Petiklah cabe yang bagus kemudian sayat dengan hati-hati lalu ambil bijinya. Setelah biji terambil rendamlah biji dengan air. Biji yang mengapung dibuang, karena kualitasnya buruk. Ambil biji yang tenggelam kemudian jemur, namun jangan jemur pada terik matahari langsung. Anda bisa menjemurnya di bawah atap yang tidak terkena sinar matahari langsung, setelah biji benar-benar kering, lanjutkan pada tahap penyemaian.
Cara Menanam Cabe Rawit

Cara Menanam Cabe Rawit

2. Penyemaian Benih

Cara menanam cabe rawit dari biji berikutnya yaitu penyemaian benih. Mengapa harus melalui penyemaian terlebih dahulu dan tidak langsung ditanam? Karena dari sinilah anda bisa memilah lagi mana bibit yang bagus, tidak kerdil ataupun cacat untuk nantinya ditanam. Cara menyemainya :

  • Buatlah media semai sedalam 5 hingga 10 cm dengan menggunakan campuran tanah dan pupuk kompos, perbandingannya 1:2.
  • Untuk merangsang pertumbuhan benih, rendamlah selama 6 jam dengan air hangat terlebih dahulu sebelum disemai.
  • Semai benih pada media dengan jarak lebih kurang 10 cm agar tidak saling berdesakan saat tumbuh nanti.
  • Tutup media semai dengan goni basah selama 4 hari.
  • Lalu buka goni dan ganti dengan plastik transparan.
  • Setelah 30 hari, benih akan tumbuh menjadi bibit, bibit yang siap tanam memiliki ciri berdaun 4 helai atau lebih.

Baca Juga : Cara Menanam Cabe Rawit Di Halaman Rumah

3. Penanaman Bibit Cabe

Ada dua pilihan menanamnya yaitu dengan polybag, atau ditanam pada lahan. Jika anda menggunakan polybag, pilihlah yang berukuran 30 cm. Ini karena tanaman akan tumbuh besar, sehingga media tanamnya harus kuat. Bila menggunakan lahan, bajaklah lahan dan campur dengan pupuk kandang, kemudian buat bedengan selebar 1 meter dan tinggi 30 cm. Setelah itu, buatlah lubang dengan jarak antar lubangnya 60 cm. Pemindahan bibit kemudian tanam hendaknya dengan baik, jangan sampai merusak akar tanaman.

Baca Juga : Cara Menanam Cabe Rawit Di Polybag

4. Perawatan Tanaman

Cara menanam cabe rawit dari biji terakhir adalah merawatnya. Selain memberi air satu kali sehari, anda juga bisa memberikan pupuk setiap selesai dipanen. Dan tentunya siangi rumput liar di sekitar tanaman anda, agar tanaman tidak tercuri nutrisinya.

Bila cara menanam cabe rawit dari biji di atas dilakukan dengan baik, maka hasil panennya pun akan mempunyai kualitas yang bagus. Selamat mencoba.