Cara Menanam Bawang Merah Yang Baik

27026 views

Hampir diseluruh rumah tangga, dapat dipastikan menyediakan bawang merah di setiap dapur mereka. Bawang merah memang bumbu masakan yang sangat sentral untuk masyarakat Indonesia. Rasanya, tidak ada masakan yang tidak mencantumkan bawang merah pada bumbunya. Karena hal tersebut pula lah, semakin banyak orang yang melakukan usaha budidaya bawang merah untuk mendapatkan keuntungan. Namun, tidak jarang juga para pelaku budidaya bawang merah mengalami kerugian, ini karena tidak memahami cara menanam bawang merah yang baik.

Bawang merah ini sendiri memiliki nama Latin Allium Cepa L Var Aggregatum. Bawang merah merupakan salah satu jenis bumbu yang sangat populer di Asia Tenggara bahkan dunia. Selain bagian umbinya, bagian lain tumbuhan bawang merah yang juga bisa dimanfaatkan adalah bagian daun bawang merah, daun bawang merah ini biasanya juga dijadikan bumbu yang bisa menambahkan rasa segar pada makanan. Kandungan nutrisi pada daun merah juga bisa dibilang cukup lengkap, yaitu mengandung serat, kalium, vitamin C dan juga asam folat. Kandungan tersebut jugalah yang menyebabkan bawang merah bisa dijadikan obat tradisional bagi beberapa orang.

Baca juga = cara menanam bawang merah secara hidroponik

Setelah anda lebih memahami tentang bawang merah, mungkin anda semakin tertarik untuk melakukan usaha budidaya bawang merah. Untuk anda yang benar-benar tertarik, berikut adalah cara menanam bawang merah yang baik dan benar :


Cara Menanam Bawang Merah Yang Baik


  1. Mengelola Lahan yang akan digunakan untuk menanam bawang merah

Cara menanam bawang merah yang baik diawali dengan mengelola lahan. Hal-hal yang sebaiknya anda lakukan pada lahan anda sebelum menanam bawang merah adalah

  • Mencangkul tanah untuk menggemburkan tanahnya, lalu anda biarkan selama seminggu.
  • Pastikan pH tanah pada kisaran 6-7 kadar keasamannya, jika kurang anda bisa menaburkan kapur dolomite.
  • Membuat bedengan dengan jarak sekitar 50 cm. Jarak tersebut juga bisa dijadikan parit.
  • Ratakan bedengan dengan menggemburkannya lagi dengan cara mencangkulnya.
  • Berikan pupuk kandang pada bedengan secukupnya dan biarkan selama satu minggu.
  1. Memilih bibit

Cara menanam bawang merah yang baik selanjutnya adalah melakukan pemilihan bibit dengan kualitas yang prima. Bibit yang bagus akan menghasilkan buah yang bagus pula. Jika bibit anda belum berusia dua bulan, maka potonglah ujung umbi sekitar setengah centimeter untuk mempercepat pertumbuhan.

  1. Menanam Bawang Merah

cara budidaya bawang merah yang baik

Cara menanam bawang merah yang baik selanjutnya adalah melakukan penanaman. Tanam bibit bawang merah anda dengan jarak sekitar 20 cm antara setiap tanaman. Jika anda menanamnya terlalu rapat maka bawang anda tidak bisa tumbuh maksimal.

  1. Perawatan Bawang Merah

Cara Menanam Bawang Merah Yang Baik

Cara menanam bawang merah yang baik yang tidak kalah penting yaitu melakukan perawatan. Berikut adalah perawatan yang sebaiknya anda lakukan :

  • Menyiram bawang merah

Siramlah tanaman anda secara rutin hingga berusia 10 hari, pada pagi dan sore hari. Setelahnya anda bisa meniramnya sehari sekali.

  • Memupuk bawang merah

Perawatan lain yang dibutuhkan adalah pemupukan. Pada saat bawang merah mencapai usia 2 minggu, berilah pupuk ZA, Urea dan KCL. Pemberian pupuk ini sangat penting untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman bawang merah anda.

  1. Memanen Bawang Merah

cara menanam bawang merah yang bagus

Setelah tanaman bawang merah anda berumur sekitar 70 hari, biasanya bawang anda sudah bisa dipanen. Ciri-ciri bawang yang sudah siap dipanen adalah sebagian besar daun bawang sudah layu menyentuh tanah.

Itulah cara menanam bawang merah yang baik yang sebaiknya anda lakukan. Hal-hal lain yang perlu anda lakukan ketika melakukan budidaya bawang merah adalah, suhu pada lahan anda. Suhu yang paling baik berkisar antara 27 – 32o C, dan juga kelembaban tanah yaitu sekitar 60 hingga 70%. Jika anda ingin mencobanya, lakukanlah dengan sebaik-baiknya. Baca juga cara menanam sayuran di pekarangan rumah.