Cara Menanam Bawang Merah Di Musim Hujan

54518 views

Cara menanam bawang merah di musim hujan itu bagaimana sih ? Salah satu masalah dari bertani bawang merah adalah hama atau penyakit. Selain itu, musim hujan juga menjadi sesuatu hal yang dikhawatirkan para petani bawang merah. Karena bisa mengakibatkan berbagai hama juga penyakit akan menyerang dengan mudah. Kondisi tanah yang terlalu lembab akan menyebabkan intensitas serangan hama meningkat. Hal tersebut yang bisa mengakibatkan terjadinya gagal panen. Diperlukan perawatan khusus pada tanaman bawang merah saat musim hujan. Dan berikut adalah cara menanam bawang merah di musim hujan yang bisa anda lakukan :


Cara Menanam Bawang Merah Di Musim Hujan


Cara Menanam Bawang Merah Di Musim Hujan Pertama : Pengolahan Lahan

cara menanam bawang merah pada musim hujan

Penanaman bawang merah ketika musim hujan, lahan yang akan digunakan digemburkan. Bisa dengan dibajak maupun dicangkul dengan kedalaman sekitar 20-30 cm. Taburkan bokasi sebelum dibuat bedengan dengan takaran 3 ton/ha, kemudian dolomit kira-kira 0,5 – 1 ton /ha dan tambahkan NPK dan SP untuk pupuk dasar.

SP serta NPK tersebut diaduk sampai merata sebanyak 2,5 – 3 kwintal untuk per hektarnya. Bedengan dibuat dengan tinggi 25 hingga 35 cm kemudian lebarnya 70 hingga 80 cm dan 40 hingga 50 cm untuk jarak bedengan. Pada bagian tengah bedengan dipasangkan mulsa/plastik dengan lebar kira-kira 20-25 cm. Tahap ini digunakan agar cahaya matahari memantul ke daun bawang dan agar kelembaban terjaga.

Baca juga = cara menanam bawang merah secara hidroponik

Cara Menanam Bawang Merah Di Musim Hujan Kedua : Pemilihan bibit

Cara Menanam Bawang Merah Di Musim Hujan

Pada saat musim hujan, pilih benih bawang merah dengan jenis bauji/lokal. Karena jenis bauji ini tahan terhadap air. Sebelumnya benih disimpan selama kurang lebih 2 bulan setelah dipanen. Bawang merah jenis bauji mempunyai ciri-ciri, yaitu kulit daunnya agak tipis, buahnya berbentuk lonjong/oval, kulit pada buah tipis. Selain itu, daging buahnya juga renyah dan memiliki potensi akan hasil panen mencapai 7-10 ton per hektar. Pilihlah benih dari umbi yang sehat, tidak keriput, berukuran sedang, padat dan memiliki warna yang agak pudar atau kehitam-hitaman. Telah tumbuh akar maupun tunas.

Cara Menanam Bawang Merah Di Musim Hujan Ketiga : Penanaman

cara budidaya bawang merah di musim penghujan

Buang kulit luar yang mengering serta sisa dari akar pada benih bawang merah yang akan ditanam. Kemudian gunakan pisau untuk memotong ujung umbi sekitar 1/5 – 1/6 bagian. Hal tersebut untuk menghindari agar bawang merah tidak sampai tertimbun oleh tanah apabila turun hujan. Pemotongan ini dilakukan agar umbi dapat tumbuh secara merata, kemudian untuk merangsang pertumbuhan pada tunas. Pada saat akan melakukan penanaman, bekas dari pemotongan dikeringkan atau ditiriskan agar tidak terjadi pembusukan.

Cara Menanam Bawang Merah Di Musim Hujan Keempat: Perawatan

Aliri bedengan dengan air sekitar setengah dari tinggi bedengan. Ini dimaksudkan agar bibit bisa dibenamkan 2/3 bagian, karena jika terlalu dalam, bibit akan dengan mudah tertimbun oleh tanah ketika terkena hujan. Jika seperti itu, bibit dapat membusuk dan tanah yang menutupi bibit bisa menghambat pertumbuhannya. Jarak antar tanaman sekitar 15 x 15 cm.

Penyemprotan menggunakan herbisida dilakukan sebelum penanaman atau sehari setelah ditanam. Gunakan herbisida yang memiliki bahan aktif Oksifluerfen dengan dosis 25-30 cc untuk per 17 liternya. Untuk pemupukan lakukan setelah gulma dibersihkan dan pupuk dicampur dengan merata. Berikan pupuk di sela-sela tanaman, dan buatlah larikan atau lubang.

cara menanam bawang merah pada musim penghujan

Pemupukan dilakukan untuk pertama kali setelah bibit ditanam berumur 7 hari atau ketika tinggi dari daunnya mencapai 4cm. Anda bisa menggunakan campuran NPK 210 kg/ha kemudian KCL 150 kg/ha serta furadan 7 hingga 10 kg/ha. Dan untuk pemupukan yang kedua adalah saat tanaman berusia 21 hari. Dengan menggunakan campuran antara NPK, KCL dan ZKplus dengan takaran 175 kg/ha untuk NPK, KCL 100 kg/ha dan ZKplus sebanyak 210 kg/ha. Kemudian pemupukan yang ketiga kalinya dilakukan pada usia 28 hari menggunakan pupuk NPK 70 kg/ha dan 240 kg/ha untuk ZKplus.

Semoga bermanfaat. Baca juga cara menanam bawang merah yang baik.