Cara Membuat Bonsai Kelapa Bercabang

64402 views

Bonsai merupakan salah satu jenis budidaya tanaman hias yang sangat diminati banyak orang. Tentunya karena bentuknya yang unik dan menarik. Selain itu juga bisa menjadi peluang bisnis yang bagus. Memang terdapat berbagai jenis bonsai, salah satunya yaitu bonsai kelapa bercabang. Bonsai ini memiliki daya tarik tersendiri. Karena biasanya pohon kelapa yang banyak kita jumpai adalah memiliki pohon yang menjulang tinggi dan tegak. Hal ini yang membuat sebagian orang tidak percaya akan keberadaan budidaya bonsai kelapa bercabang.

Bagi anda yang ingin tahu cara membuat bonsai kelapa bercabang, berikut akan dijelaskan langkah apa saja yang dilakukan dalam membuat bonsai ini. Jadi, keinginan anda untuk memiliki pohon bonsai yang unik ini bisa dengan membuatnya sendiri. Berikut langkah-langkahnya :

Langkah Pertama cara membuat bonsai kelapa bercabang

Langkah awal yakni pemilihan bibit yang baik. Pilihlah kelapa yang sudah tua, untuk hasil yang lebih sempurna dengan memilih bibit kelapa langsung memetiknya dari pohon. Kenapa? karena kelapa yang tua akan tumbuh tunas lebih cepat. Dan jika menggunakan bibit yang terjatuh di tanah hasilnya kurang menarik, dan kentosnya akan mudah rapuh. Kemudian pilih kelapa yang memiliki ukuran tidak terlalu kecil juga tidak terlalu besar. Setelah memilih bibit yang tepat, biarkan dalam beberapa waktu hingga bibit kelapa bertunas.

Langkah Kedua

Lakukan pengupasan sabut kelapa pada kelapa yang sudah bertunas tersebut. Siapkan gergaji atau pisau untuk memotong miring 1/3 bagian belakang kelapa. Lalu buat sayatan dengan membujur dari tunas ke belakang hingga menyentuh batok. Kupas batok menggunakan tangan atau tang dengan perlahan agar tidak merusak akar maupun batoknya. Terkadang pada satubnya juga sudah ditumbuhi akar, sehingga tahan pengupasan harus sangat berhati-hati. Sabut dikelupas hingga benar-benar bersih barulah menarik sayatan berikutnya.

Cara Membuat Bonsai Kelapa Bercabang

Cara Membuat Bonsai Kelapa Bercabang

Langkah Ketiga

Setelah semua bagian sudah terkelupas, batok dikerok menggunakan pisau hingga bersih. Lalu agar lebih menarik amplas batok dengan amplas yang kasar.

Langkah Keempat

Langkah selanjutnya yaitu penanaman. Anda perlu menyiapkan pasir, tanah, pupuk kandang sebagai media tanam dan perbandingannya yakni 2:1:1. Anda bisa menggunakan pot yang ceper agar terlihat lebih artistik. Potong kepala botol plastik bekas air mineral kemasan dengan tinggi sekitar 5 cm. Gunakan botol tersebut untuk menutup tunas agar pertumbuhannya lebih cepat.

Langkah Kelima

Letakkan bibit kelapa yang akan ditanam dengan posisi horizontal dan berada di atas tanah. Masukkan akar ke dalam tanah, jangan sampai terdapat akar yang terputus. Hal tersebut juga untuk menghindari tunas dari serangan berbagai hama seperti kutu putih.

Langkah Ketujuh

Agar daunnya tidak tumbuh ke arah atas, maka potonglah daun yang belum membuka. Lakukan dengan sangat perlahan.

Langkah Kedelapan

Ketika kelapa sudah tumbuh hingga tingginya mencapai antara 15-20 cm, tunas yang berada di bagian paling bawah disayat. Hal ini dilakukan guna membentuk batang dan lakukan secara berulang minimal sekali dalam 3 hari. Proses panyayatan ini perlu berhati-hati dalam melakukannya untuk menghindari tunas bisa tergores. Karena apabila tunas yang baru akan tumbuh tergores bisa menyebabkan kegagalan (mati) karena membusuk. Tahapan ini harus terus dilakukan agar bonsai tumbuh dengan bentuk yang seperti biasanya. Setelah itu, anda cukup menyiramnya sebanyak sekali dalam sehari, dilakukan ketika sore atau malam. Sebaiknya gunakan air dari larutan garam atau  vetsin dalam menyiramnya.

Cara membuat bonsai kelapa bercabang memang sangat diperlukan kreatifitas tinggi. Menarik atau tidaknya tanaman bonsai tergantung dari seberapa besar kreatifitas yang dimiliki. Selamat mencoba.