Budidaya Tanaman Hias Gelombang Cinta

25923 views

Gelombang cinta atau dikenal juga sebagai anturium merupakan satu dari banyak jenis tanaman, yang banyak disukai orang karena keindahannya. Gelombang cinta pernah berada pada pamor yang begitu fantastis, bahkan harga dari tanaman hias yang satu ini kala itu bisa mencapai hingga ratusan juta. Karena itu semua, membuat budidaya tanaman hias gelombang cinta kian menjamur. Gelombang cinta memang memiliki peluang bisnis yang bagus, dan perawatannya juga tergolong mudah. Tanaman hias ini dapat tumbuh di daerah beriklim tropis, dan merupakan tanaman asli dari Indonesia. Tanaman ini memiliki gelombang atau lekuk yang indah juga teratur pada tepi daunnya dan bunganya berada di ketiak daun, berupa seludang.

Dalam perawatan juga pemeliharaan, tanaman ini tidak terlalu repot. Ia tidak harus mendapatkan sinar matahari secara langsung. Bahkan dalam mendapatkan nutrisi pada gelombang cinta, bisa didapat dari debu yang menempel di sekitar pekarangan, atau dari air yang menempel maupun jatuh ke akar.

Budidaya Tanaman Hias Gelombang Cinta Yang Pertama Yaitu Pembibitan

Penanaman pada tanaman hias gelombang cinta bisa dengan melakukan pemisahan terhadap anakannya. Caranya dengan memisahkan anakan yang ada di sampingnya, lalu ditanam pada pot yang lain. Pemupukan juga sangat diperlukan dalam budidaya tanaman hias gelombang cinta untuk pertumbuhannya.

Media tanam yang cocok diterapkan pada gelombang cinta diantaranya yaitu, cocopeat yang matang, pecahan arang dan pakis. Selain itu, bisa juga dengan menggunakan bijinya sebagai bibit. Biji tersebut bisa diambil dari buah gelombang cinta yang matang, dan menempel pada tongkolnya. Buah yang sudah matang ditandai dengan berwarna merah. Pencet buah tersebut untuk mengeluarkan bijinya, lalu bersihkan menggunakan air hingga kesat.

Kemudian agar biji dari gelombang cinta ini siap digunakan sebagai bibit, diangin-anginkan terlebih dulu sampai kandungan airnya terus berkurang. Biji-biji tersebut disemai pada media tanam yang terbuat dari campuran pasir halus dan tanah. Biarkan selama beberapa hari hingga berkecambah. Lakukan pengecekan pada tahap budidaya tanaman hias gelombang cinta ini, pastikan tidak terserang hama maupun penyakit.

 

Budidaya Tanaman Hias Gelombang Cinta

Budidaya Tanaman Hias Gelombang Cinta

Budidaya Tanaman Hias Gelombang Cinta Yang Kedua Yaitu Menyiapkan Media Tanam

Media tanam pada budidaya tanaman hias gelombang cinta, pada dasarnya bisa dengan jenis tanah apa saja, bahkan bisa dengan bata merah. Selain itu bisa dengan cocopeat, arang sekam, sekam bakar juga pasir. Namun media tanam yang paling cocok adalah campuran antara pasir, sekam bakar, sekam biasa dan berbagai macam pakis. Dan penggunaan pot sebaiknya gunakan yang terbuat dari tanah liat, kemudian direndam beberapa menit pada air untuk membuka pori-porinya. Gunakan pot dengan ukuran yang kira-kira cukup untuk gelombang cinta hingga tumbuh besar. Apabila gelombang cinta semakin besar dan pot tidak bisa lagi menampung, tinggal pindahkan saja ke pot yang lebih besar.

Budidaya Tanaman Hias Gelombang Cinta Yang Ketiga Yaitu Penanaman

Apabila bibit dirasa sudah siap untuk dipindahkan. Lakukan pemindahan dengan hati-hati ke dalam pot yang sudah diberi media tanam. Kemudian pot tersebut dipindah ke tempat yang diinginkan. Namun pemilihan tempat yang paling cocok untuk tanaman gelombang cinta adalah yang teduh. Dengan begitu, ia dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, karena tanaman ini tidak suka pada cahaya matahari yang mengenainya secara langsung. Sebaiknya pada saat cahaya matahari tengah bagus, tanaman diputar untuk mendapatkan bentuk yang bagus juga artistik.

Baca Juga = Aneka Jenis Produk Budidaya Tanaman Hias

Budidaya tanaman hias gelombang cinta ini memang mudah, namun memerlukan teknik yang benar pada setiap tahapannya. Hal tersebut untuk mendapatkan tanaman gelombang cinta yang indah. Semakin tinggi nilai artistiknya harganya juga akan meningkat.