Budidaya Cabe Rawit Dalam Polybag

32362 views

Budidaya Cabe Rawit Dalam Polybag

Budidaya cabe rawit dalam polybag itu bagaimana sih ? Bagi orang Indonesia yang kebanyakan menyukai rasa pedas, cabai rawit merupakan salah satu bumbu utama yang harus selalu tersedia di dapur. Bahkan, ketika anda sudah memasak suatu menu masakan dengan menggunakan cabai, anda masih tidak segan-segan membuat sambal lagi untuk menambah selera makan. “Tidak nikmat rasanya makan jika tidak pedas”, begitulah kira-kira yang sering diucapkan kebanyakan masyarakat Indonesia.

Keadaan itulah yang membuat orang-orang melakukan budidaya cabai, terutama cabai rawit untuk meraup untung. Untuk jaman sekarang ini, menanam cabai rawit tidak hanya bisa dilakukan di kebun, sudah mulai banyak orang yang melakukan budidaya cabe rawit dalam polybag. Hal tersebut juga berguna untuk menghemat tempat ditegah semakin sedikitnya lahan kosong yang tersedia belakangan ini.

Baca juga = cara menanam terong ungu dalam polybag.

Cabai rawit juga terbagi kedalam beberapa jenis, diantaranya cabai rawit biasa dan cabai rawit putih. Ketika anda berencana untuk melakukan budidaya cabe rawit dalam polybag, yang perlu anda perhatikan adalah benih dan juga tanah yang anda gunakan. Ini karena ada beberapa jenis tanah yang tidak cocok untuk bercocok tanam.Cabai rawit dapat tumbuh subur pada kisaran suhu antar 24-27o C.


Budidaya Cabe Rawit Dalam Polybag


Budidaya cabai rawit dalam polybag bisa menjadi usaha yang menjanjikan karena hampir semua orang membutuhkan cabai rawit, dan juga cabai merupakan tanaman yang bisa ditanam disegala musim. Meskipun anda tidak berniat untuk menjualnya ke pasaran, anda bisa menggunakannya untuk keperluan anda sendiri. Anda juga cukup menanamnya dalam dua atau tiga polybag saja. Selain itu, harga polybag dan bibit cabai juga tidak terlalu mahal.

Budidaya cabai rawit dalam polybag bisa dibilang memiliki resiko yang lebih rendah jika dibandingkan dengan budidaya cabai besar. Karena tanaman cabai rawit ini lebih tahan terhadap serangan hama, meskipun hama yang biasanya menyerang cabai besar terkadang juga bisa menyerang cabai rawit ini. Hal-hal yang perlu diperhatikan ketika akan melakukan budidaya cabai rawit dalam polybag adalah sebagai berikut :

  1. Memilih benih cabai rawit yang bagus

Semakin kesini, semakin banyak tersedia pilihan benih cabai rawit yang pastinya memiliki keunggulannya masing-masing. Yang perlu anda perhatikan ketika memilih benih cabai adalah kesesuainnya dengan lahan dan cuaca ditempat anda akan melakukan bercocok tanam, namun jika anda merasa benih yang ada dipasaran pada saat itu terlalu mahal, anda juga bisa memilih benih cabai rawit sendiri dari hasil panen sebelumnya. Pilihlah benih dari pohon yang menurut anda paling kuat dan sehat, agar dapat menghasilkan benih yang sehat juga.

budidaya cabe rawit di polybag

Budidaya Cabe Rawit di Polybag

  1. Penyemaian benih cabai rawit

Hal yang perlu diperhatikan dalam budidaya cabai rawit dalam polybag yag berikutnya adalah, pada saat penyemaian benihnya. Benih-benih yang anda miliki harus disemai dahulu agar menjadi bibit dan bisa menentukan bibit yang bagus. Tempat yang baik untuk melakukan penyemaian adalah harus diberikan naungan untuk menghindari paparan sinar matahari secara langsung,dan juga menghindari terjangan angin, serta menghindarkan dari kucuran air hujan yang dapat merusak calon bibit cabai rawit tersebut. Ketika tempat persemaiannya siap, anda harus merendam benih cabai rawit dengan air hangat selama 6 jam terlebih dahulu, ini untuk merangsang pertumbuhan lalu baru ditaruh ditempat penyemaian.

  1. Perawatan budidaya cabai rawit dalam polybag

Perawatan yang dimaksudkan yaitu mulai dari penyiraman yang dilakukan pada saat musim kering saja, dan pemberian pupuk. Karena anda menggunakan media tanam polybag, anda juga perlu sesekali mengorek-ngorek tanah pada polybag anda agar tanahnya tidak mengeras.

Selamat mencoba. Baca juga cara menanam cabai merah keriting.