Bibit Durian Unggul Yang Cepat Berbuah

44050 views

Berikut ini akan di jelaskan Cara Membuat Bibit durian unggul yang cepat berbuah. Diperlukan waktu yang lama untuk bisa menikmati buah durian. Perlu menunggu waktu hingga 10 tahun untuk bisa menikmati buah yang memiliki bau khas dan menyengat ini, jika menggunakan bijinya langsung sebagai bibit. Meski begitu terdapat cara untuk mendapatkan bibit durian unggul yang cepat berbuah. Anda hanya membutuhkan waktu yang lebih sedikitm yakni kurang lebih 3 tahun hingga pohon berbuah. Caranya dengan membuat bibit durian yang unggul dengan cara sambung pucuk.

Langkah-langkahnya yaitu :

Langkah pertama membuat bibit durian unggul yang cepat berbuah

Sebagai langkah awal yakni menyiapkan bahan, diantaranya yaitu :

  • Buah durian yang sudah matang
  • Polybag
  • Tanah
  • Sekop
  • Trichokompos
  • Trichoderma
  • ZPT Organik
  • Air
Bibit Durian Unggul Yang Cepat Berbuah

Bibit Durian Unggul Yang Cepat Berbuah

Langkah kedua

  • Pilih buah durian berukuran besar dan yang sudah benar-benar matang. Selain itu, perhatikan dengan benar buahnya, pilih yang tidak rusak.
  • Belah buah durian kemudian pisahkan daging buah durian untuk mendapatkan bijinya. Biji inilah yang akan disemai ke dalam polybag.
  • Polybag yang sudah disiapkan diisi dengan media tanam. Komposisi dari media tanam ini memiliki perbandingan 1:1. Kemudian kedua bahan media tanam tanah, serta trichokompos dicampur menggunakan tangan sampai merata. Sebaiknya tanah yang akan digunakan sebagai media tanam diayak terlebih dulu hingga mempunyai tekstur yang halus.
  • Cara membuat bibit durian unggul yang cepat berbuah yang selanjutnya yaitu menyemai biji durian tadi ke dalam polybag yang sudah diisi dengan media tanam. Sementara itu, siapkan air, Trichoderma dan ZPT Organik. Campurkan semua bahan tersebut dan aduk hingga benar-benar larut di dalam air. Gunakan larutan tersebut untuk menyiram media tanam di dalam polybag.
  • Bibit durian tersebut siap untuk disambung pucuk setelah berumur 15-20 hari dihitung dari hari pertama penyemaian.
  • Bibit durian yang sudah siap disambung pucuknya tersebut di pangkas bagian atasnya. Pada tengah batangnya dibelah dengan sangat hati-hati, karena pembelahan ini dilakukan dengan satu kali jangan sampai diulang. Jadi, sebaiknya gunakan pisau yang tajam, misalnya dengan menggunakan pisau curter. Belahlah batang hingga mencapai kedalaman sekitar 2 cm saja.
  • Kemudian carian pohon durian yang pernah berbuah dan sehat, seperti pohon durian lokal maupun pohon durian montong. Dan pilih dari salah satu dahan pohon buah durian tersebut untuk diambil pucuknya. Pada bagian bawah kedua sisi pucuk ini, dilancipkan dengan pisau curter. Panjangnya mengikuti belahan pada bibit batang di polybag tadi.
  • Pucuk yang sudah dilancipkan, semua daunnya dibuang lalu tancapkan tepat di belahan batang dari bibit durian pada polybag, lalu ikat menggunakan tali plastik. Tutup permukaan tersebut dengan melingkarkan tali plastik hingga semua permukaan yang disambung pucuk tersebut tertutup rapat

Langkah terakhir

Langkah selanjutnya yaitu menutup bibit durian tersebut menggunakan plastik, dengan cara ditelungkupkan dari atas ke bawah. Dan pada bagian bawahnya diikat dengan tali plastik, namun jangan terlalu kuat. Tahap ini dimaksudkan agar mengurangi terjadinya penguapan pada bibit durian.

Setelah semua tahapan dilakukan, letakkan pada tempat yang tidak terkena hujan maupun cahaya matahari langsung. Setiap sore hari, lakukan penyiraman pada bibit dan ketika sudah berumur 3 minggu plastik sungkupan dan pengikatnya dilepas. Metode sambung pucuk bisa dikatakan berhasil apabila batang tetap hijau, kemudian tidak membusuk atau berwarna hitam maupun coklat.

Jika berhasil, siram bibit menggunakan air larutan ZPT Organik dan Trichoderma setiap 2 minggu sekali. Dan bibit siap untuk dipindahkan ke lahan yang lebih besar saat berumur sekitar 3 bulan. Lakukan perawatan dan pemeliharaan dengan baik hingga pohon durian berbuah. Baca juga cara membuat bibit durian bawor.