Begini Cara Membuat Pupuk Organik Cair yang Benar

109675 views

Banyak diantaranya yang masih bingung tentang bagaimana cara membuat pupuk organik cair yang baik dan benar. Ketika kita pergi ke toko pertanian, kita bisa menemukan banyak sekali jenis pupuk yang dijual dari mulai pupuk berbahan kimia, pupuk organik dan lainnya. Pupuk organik kini menjadi salah satu pupuk favorit tidak hanya dipilih oleh para petani, namun juga oleh siapa saja yang ingin tanaman yang mereka tanam tumbuh dengan subur. Pupuk Organik sendiri terdiri dari dua macam yakni organik padat dan organik cair. Keduanya –organik padat dan cair – banyak dijual di kios-kios pertanian terdekat, bahkan juga bisa dibuat dengan cara yang mudah tanpa harus membelinya dari toko.

Kenapa Harus Pupuk Organik Cair (POC) ?

Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang cara membuat pupuk organik cair, sebaiknya kita pahami dan pelajari terlebih dahulu mengapa harus menggunakan pupuk organik. Perlu diketahui bahwa selama ini pupuk organik terkalahkan peran-nya oleh pupuk kimia yang memang di satu sisi memberikan hasil kerja yang cepat untuk membantu pertumbuhan tanaman. Namun, tahukah anda bahwa di sisi lain tanpa disadari, bahan-bahan kimia yang ada pada pupuk tersebut telah merusak kesuburan tanah. Ketika kesuburan tanah itu rusak, maka kemudian ini akan berdampak pada kondisi tanaman selanjutnya.

Berbeda dengan pupuk berbahan kimia, pupuk organik memiliki kelebihan tersendiri yakni lebih aman untuk digunakan. Pupuk ini memiliki khasiat yang baik untuk tanaman dan juga tidak merusak kesuburan tanah bahkan sebaliknya malah memberikan tambahan zat kesuburan untuk tanah yang digunakan sebagai media tanam tersebut. Sementara itu, manfaat yang bisa didapatkan dari pupuk organik khususnya Pupuk Organic Cair (POC) untuk tanaman adalah membantu pertumbuhan akar, batang, buah, bahkan bagus juga untuk pertumbuhan bunga. Biasanya, pertumbuhan tanaman bisa lebih cepat, daun bisa lebih hijau, batang menjadi lebih kuat dan merangsang pertumbuhan jaringan meristem.

Cara Membuat Pupuk Organik Cair

Cara Membuat Pupuk Organik Cair

Cara Membuat Pupuk Organik Cair (POC)

1. Temukan Referensi dan Informasi

Sebelum kita melakukan pembuatan pupuk organik cair, hal yang pertama perlu kita lakukan adalah mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai cara membuat pupuk organik cair. Ada banyak sekali informasi yang bisa dijadikan referensi, namun disini yang lebih penting adalah dimana anda perlu mencari tahu tentang beberapa fakta tentang POC, bahan yang digunakan, cara membuatnya, dan bahkan sampai pada cara menggunakannya. Jika memang berhasil, maka anda tidak hanya bisa memproduksi pupuk tersebut untuk keperluan anda sendiri, namun juga bisa dipasarkan dan di jual di toko-toko pertanian. Namun semua itu, harus didasarkan pada informasi yang jelas. Bahkan akan lebih baik jika anda baca beberapa referensi ilmiah tentang pupuk organik tersebut khususnya untuk jenis pupuk organik yang bersifat cair.

2. Siapakan Bahan-bahan

Hal selanjutnya yang perlu dilakukan adalah menyiapkan bahan-bahan yang akan dijadikan pupuk cair. Bahan yang pertama harus disiapkan adalah bahan dasar atau bahan utama Cara Membuat Pupuk Organik Cair yakni biasanya diambil dari kotoran binatang seperti kotoran kambing, ayam, mentok dan lainnya. Selain itu, bahan bahan seperti dedaunan juga sering digunakan sebagai bahan utama karena memang memiliki kemampuan untuk membusuk. Bahkan, sampah rumah tangga-pun bisa dijadukan sebagai bahan dasar dari pupuk organik. Selain bahan dasar, beberapa yang harus disiapkan diantaranya ada gula merah atau gula pasir, air kencing hewan atau manusia, bioaktivator (EM4), air bersih, karung bekas dan tong plastik. Bahan-bahan tersebut sebaiknya dipersiapkan dengan seksama dengan jumlah yang secukupnya.

3. Mulai Proses Cara Membuat Pupuk Organik Cair

Setelah semua bahan disiapkan, maka selanjutnya anda bisa memulai proses pembuatan. Hal yang harus anda lakukan adalah dengan mencampur beberapa bahan yang ada. Misalnya anda bisa mencampurkan kotoran kambing dengan dedaunan atau dengan sampah. Namun pastikan sampah dan dedaunan tersebut dicingcang terlebih dahulu sebelum dicampurkan. Masukan bahan-bahan tersebut kedalam tong plastik yang kedap udara. Selanjutnya, aduk-aduk bahan tersebut dan campur dengan air bersih. Adapun takaran air bersihnya adalah satu bagian air = dua bagian bahan organik yang akan digunakan.

4. Campurkan Bahan Tambahan

Selanjutnya, anda perlu menambahkan beberapa bahan tambahan seperti air gula, air kencing hewan (lebih bagus kelinci), dan EM4. Sebaiknya dalam proses Cara Membuat Pupuk Organik Cair, bahan-bahan tersebut dicampurkan setelah bahan utama diaduk-aduk dan tercampur dengan baik bersama air. Dengan begitu, maka kemudian bahan-bahan tambahan akan lebih mudah untuk dicampur sampai merata. Gula dan EM4 sebaiknya dimasukan kedalam air bersih sekitar 5 liter dan setelah itu kemudian dicampurkan kedalam bahan-bahan yang sudah ada di dalam tong plastik. Antara bahan cair dan padat sebaiknya 70 persen adalah cair dan 30 persen adalah padat.

Info Lainnya Sob = Pupuk Hidroponik Buatan Sendiri

5. Tutup dengan Baik

Setelah itu, yang harus dilakukan adalah menutup bahan-bahan yang sudah berada dalam tong plastik dengan baik. Pastikan agar tong plastik yang digunakan kedap udara dan bisa ditutup dengan baik secara rapat. Nah, sebelum penutupan dilakukan anda perlu melubangi tutup tong dengan dimasukan sebuah selang. Lalu kemudian selang tersebut dihubungkan dengan botol yang sebelumnya telah diberikan air. Selang tersebut berfungsi untuk membuat adonan dalam tong berada dalam suhu yang stabil tanpa ada tambahan oksigen dari luar.

6. Kapan Penutup Tersebut Dibuka ?

Hal selanjutnya yang harus anda perhatikan dalam proses cara membuat pupuk organik cair adalah kapan anda harus membuka penutup tong plastik tersebut? Pada umumnya, penutup tersebut bisa dibuka sampai adonan yang ada dalam wadah tersebut tercium bau seperti tape. Pada umumnya, memang biasanya berlangsung selama 10 hari, namun ada juga yang sampai 21 hari atau tiga minggu. Namun memang, kualitas dari adonan tersebut yang harus menjadi fokus perhatian karena ini dilakukan melalui proses fermentasi yakni disimpan dalam sebuah tempat yang hampa udara.

Baca Juga Sob = Cara Ajaib Membuat Pupuk Organik Kompos Purbalingga

7. Bagaimana Cara Mengolahnya?

Setelah dibuka, maka hal yang harus anda lakukan adalah mengolah adonan tersebut. Cara yang bisa dilakukan sangat mudah yakni anda hanya perlu menyaring adonan dari tong tersebut. Hal ini dilakukan dengan cara memisahkan antara cairan dan ampasnya. Karena ini adalah proses pembuatan pupuk organik cair, maka yang anda ambil adalah bagian yang cairnya saja. Anda bisa memasukan cairan tersebut kedalam botol atau jerigen. Namun ampasnya juga masih bisa digunakan sebagai pupuk padat untuk bahan dasar media tanam. Bahan cair yang sudah anda masukan kedalam jerigen atau botol bisa anda gunakan sendiri atau bisa juga dijual di toko pertanian terdekat. Sementara itu, penggunaan pupuk cair tersebut cukup disiramkan kedalam tanaman dan bisa juga dilakukan dengan cara menyemprotkannya.

Jikak kita mau kreatif, kita sama sekali tidak harus mengeluarkan uang untuk bisa membuat pupuk. Solusinya yakni memanfaatkan media yang ada di sekitar kita ditambah sedikit informasi pengetahuan tentang cara membuatnya. Dengan begitu, kita bisa mendapatkan pupuk organik cair dan padat secara gratis dan tidak hanya itu, pupuk ini juga cukup manjur dan tidak berbahaya untuk tanaman. Namun memang, sebelum melakukan step by step-nya, sebaiknya kita ketahui dengan baik cara membuat pupuk organik cair.